Category Archives: Informasi

Jasa Penerjemah Tersumpah

Generalisasi dan Ujian Penerjemah Tersumpah

Wacana Ujian Penerjemah Tersumpah oleh Kementerian Hukum dan HAM

Legalisasi Dokumen di Kedutaan

Berawal dari silaturahim ke beberapa penerjemah yang ada dan sedikit banyak berbicara masalah profesi dunia penerjemah, khususnya Profesi Penerjemah Tersumpah di Indonesia. Terkait masalah Profesi Penerjemah Tersumpah. Apabila kita cermati, memang sudah hampir 4 tahun (sejak akhir tahun 2010) ini lembaga penyelenggara ujian kualifikasi Penerjemah Tersumpah (LBI FIB UI) tidak lagi menyelenggarakan ujian kualifikasi bagi profesi penerjemah, khususnya profesi penerjemah tersumpah. Artinya hingga saat ini, ujian kualifikasi penerjemah tersumpah vakum adanya.
Melihat dari kenyataan yang ada saya mencoba menanyakan perihal masalah tersebut serta update informasinya, dan dari beberapa penerjemah yang saya temui dan kami diskusikan, terdapat informasi dari mereka (beberapa penerjemah) terkait ujian kualifikasi bagi penerjemah tersumpah yang cukup menarik yakni adanya generalisasi profesi penerjemah tersumpah serta wacana ujian penerjemah tersumpah yang diselenggarakan dan dibawah naungan dari Kementerian Hukum dan HAM.
Terkait wacana diatas, hal tersebut merupakan kabar baik bagi setiap penerjemah di Indonesia karena dengan diselenggalakan ujian penerjemah tersumpah yang nantinya akan diselenggarakan oleh dan dibawah naungan dari Kementerian Hukum dan HAM, maka secara umum nantinya profesi penerjemah tersumpah tidak dibatasi oleh wilayah atau daerah tertentu saja melainkan seluruh Indonesia (generalisasi penerjemah tersumpah). Perlu diingat…!!! Bahwa Profesi penerjemah yang ada untuk saat ini, hanyalah untuk wilayah dan daerah tertentu saja, yakni DKI Jakarta dan Jawa Timur. Jadi dengan kata lain, yang hendak terjun dan berkecimpung sebagai Penerjemah Tersumpah hanyalah bagi mereka yang memiliki KTP DKI Jakarta dan Jawa Timur (tertentu) saja, sedang bagi mereka yang tidak memiliki KTP tersebut tidak diperkenankan.
Realisasi terhadap wacana ujian penerjemah tersumpah yang diselenggarakan oleh Kementerian Hukum dan HAM (generalisasi penerjemah tersumpah) tersebut, tentunya akan mendapat respon yang besar bagi khalayak public khususnya bagi mereka yang berprofesi sebagai seorang penerjemah, karena tidak ada batasan wilayah dan daerah tertentu sebagai prasyaratnya sehingga siapa pun orangnya dapat mengikuti ujian tersebut nantinya.
Kapan wacana tersebut terealisasi, tunggu saja update informasi berikutnya….
Salam Sukses Selalu
By. Mitra Penerjemah, 02/10/2014.

Proses legalisasi dokumen di Kedutaan Spanyol

Proses Legalisasi Dokumen di Kedutaan Spanyol

Legalisasi Dokumen

Bagi anda-anda yang hendak melakukan legalisasi Dokumen di Kedutaan Spanyol untuk keperluan seperti, Legalisasi untuk keperluan study, kerja, tinggal di Spanyol dan menikan dengan orang Spanyol dan Lain-lain, pastilah bertanya-tanya bagaimana prosedur dan prosesnya…???

Bagi kebanyakan orang/ person, menganggap bahwasanya proses legalisasi Dokumen di Kedutaan Spanyol sangatlah berbelit, lama dan memerlukan banyak waktu. Tapi jangan khawatir, dalam tulisan saya kali ini akan mejelaskan sedikit proses legalisasi dokumen di Kedutaan Spanyol yang menurut penulis, proses kepengurusannya sangatlah simple (mudah). Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai proses legalisasi dokumen di Kedutaan Spanyol, yakni:
– Dokumen Legalisasi di Kedutaan Spanyol adalah dapat berupa terjemahan dalam bahasa Spanyol, Dokumen Asli (Source Document) atau kedua-duanya (dokumen terjemahan dan dokumen asli), hal tersebut tergantung Instansi yang memintanya.

– Dalam proses secara umum, proses pertama yang harus dilakukan sebelum membawa/ melegalisasi dokumen ke Kedutaan Spanyol adalah dengan melegalisasi Dokumen Asli/ Legalisir (Source Document) pada instansi kementerian, yakni: Kementerian Hukum dan Ham beserta Kementerian Luar Negeri (proses 2-5 hari kerja – Normal).

– Setelah dokumen asli/ legalisir di Legalisasi Kementerian, untuk kemudian dokumen diterjemahkan kedalam bahasa Spanyol, adapun Penerjemah Bahasa Spanyol yang dapat digunakan adalah Penerjemah Bahasa Spanyol yang merupakan list/ referensi dari Kedutaan Spanyol, atau dapat juga menggunakan Penerjemah Bahasa Spanyol yang merupakan warga Negara Spanyol asli atau dapat juga Penerjemah Bahasa Spanyol oleh orang yang benar-benar mengerti akan bahasa Spanyol. Di dalam proses penerjemahan dokumen, satu yang perlu diingat dan dimengerti bahwa keterangan/ legalisasi dari kementerian juga ikut diterjemahkan.

– Setelah proses legalisasi dokumen di Kementerian dan Proses Penerjemahan selesai, untuk kemudian dokumen terjemahan dan dokumen asli/legalisir dibawa secara bersama-sama untuk dilegalisasi di Kedutaan Spanyol.

– Dalam proses legalisasi di Kedutaan Spanyol diperlukan adanya surat kuasa bagi dokumen yang kepengurusannya diwakilkan oleh pihak/ orang lain. Adapun apabila dalam kepengurusan dokumen legalisasi, dilakukan secara sediri (direct person), maka surat kuasa tidak dibutuhkan. Untuk surat kuasa dapat/ biasa menggunakan notaris atau juga tanpa notaris.

– Dokumen lampiran adalah melampirkan fotocopy passport dan ktp pemilik dokumen serta fotocopy pihak/orang lain jika dokumen diwakilkan kepengurusannya.

– Biaya dalam proses legalisasi dokumen dibedakan menjadi 2, yakni biaya untuk legalisasi dokumen asli dan biaya untuk legalisasi dokumen terjemahan.

– Untuk biaya legalisasi dokumen terjemahan dihitung per 30 baris dalam 1 lembarnya.

– Estimasi waktu dalam kepengurusan legalisasi dokumen hanya dikedutaan Spanyol saja adalah 4 hari kerja setelah dokumen masuk.

Demikian sedikit kami informasikan mengenai proses legalisasi dokumen di Kedutaan Spanyol dan semoga bermanfaat.
Referance by. Mitra Penerjemah (04/09/2014)

Menulis Surat dalam Bahasa Inggris

Pertanyaan dalam Bahasa Inggris pada saat Job Interview

Job Interview (Wawancara Kerja) dalam Bahasa Inggris

Menulis Surat dalam Bahasa Inggris

Mau melakukan wawancara kerja atau yang biasa disebut dengan Job Interview ke salah satu atau beberapa perusahan terkemukan baik local maupun asing, mungkin tidaklah salah apabila sedikit mengetahui beberapa pertanyaan yang sering dihadapi dalam job interview tersebut, terutama pertanyaan dalam bahasa Inggris apabila perusahaan yang dihadapi adalah salah satu perusahaan asing di Intonesia.

Berikut adalah contoh beberapa pertanyaan dalam bahasa Inggris yang sering kita temui dalam sebuah job interview:

Interview/ Questions

Answers

1. Tell me about yourself.
(ceritakan kepada saya tentang diri anda…)

My name is Udin. I come from Bandung, West Java. I have one brother and and two sisters

2. Tell me about your family.
(ceritakan kepada saya keluarga anda..)

I come from a happy family. My mother is housewife and my father is an employee at Bank Mandiri. I still live with my parents. I am not married yet.

3. Tell me about your educational background.
(ceritakan kepada saya latar belakang pendidikan anda…)

I graduated from SMA 01 Bandung (Senior High School 01 of Bandung) in 2008. After that, I continued my study to the faculty of Economics. My major is accounting. I finished my study at University of Indonesia in 2012.

4. What do you want to work this company?
(mengapa kamu ingin bekerja di perusahaan ini?)

I want to work in this company because this company is famous and has a good management system. The employees are diligent and hardworking.

5. What do you know about this company?
(apa yang kamu tahu mengenai perusahaan ini?)

This is a private company. The products are good, not service. This company has a lot of products, like the soap Lux, clear shampoo, Rinso, etcetera.

6. What division do you want to work?
(di divisi apa, kamu ingin bekerja?)

If possible, I want to work in accounting division, because it is in line with/ related with my educational background.

7. After 5 years/ 10 years, what position do you want to get?
(setelah 5/ 10 tahun, posisi apa yang kamu ingin dapat?)

After 5 years, I hope I can become a manager.

8. Tell me about your strength.
(ceritakan kepada saya mengenai kelebihan/ kekuatan kamu)

I hardworking. I like working a lot. I am punctual and never late. I like to learn something new.

9. Tell me about your weakness.
(ceritakan kepada saya mengenai kekurangan/ kelemahan kamu)

I am workaholic. When I have already worked, sometimes I forget about the time and forget to have lunch. After working hard, sometimes I get a headache.

10. Tell me about previous work experience, if any.
(ceritakan kepada saya mengenai pengalaman kerja kamu sebelumnya, jika ada.)

Previously, I worked at Jasindo, Jasa Asuransi Indonesia. Everyday, I wake up at five thirty. At the office, I make an appointment with customers and solve their problem. I also make a policy and make a special rate for the prime customers.

Jika sudah pernah bekerja, biasanya ditanyakan:

11. What do you do in your recent job?
(apa yang kamu lakukan dalam pekerjaan kamu sekarang?)

In my job, I am a Customer Service Officer. I have relationship with many customers.

12. What do you want to move this company?
(mengapa kamu ingin pindah ke perusahaan ini?)

This company is good. The people are friendly.

Demikianlah beberapa pertanyaan bahasa Inggris yang sering kita temui dalam Job Interview. Artikel di atas, penulis ambil dari sebuah buku: Percakapan Lengkap Bahasa Inggris Sehari-hari, karangan, Ir. Fahmi Sofyan, M.Hum. Semoga dapat Bermanfaat.

Salam Sukses Selalu
Mitra Penerjemah (06/04/2014)

Jasa Legalisasi

Mudahnya Proses Legalisasi Dokumen di Kedutaan Brasil

Proses Legalisasi Dokumen di Kedutaan Brasil dengan Cepat dan Super Simple

Jasa Legalisasi

“Bagi anda yang hendak melakukan legalisasi dokumen di Kedutaan Brasil untuk keperluan seperti: prasyarat study atau belajar di negara brazil, pekerjaan, Ijin Tinggal, baik keperluan personal maupun Perusahaan (Corporate), tidak ada salahnya untuk membaca ulasan artikel berikut…”

Perlu di Ingat…!!! Bahwa dalam melakukan Proses Legalisasi Dokumen di Negara Brasil dibedakan menjadi 2 dokumen, yakni dokumen yang bersifat sipil atau personal (resmi) dan dokumen yang bersifat umum atau Corporate. Terus, apa yang menjadi perbedaan dari kedua dokumen tersebut…?

Proses legalisasi Dokumen di Kedutaan Brasil untuk dokumen yang bersifat sipil atau personal (resmi) seperti, akte kelahiran, surat keterangan single, buku/ akte nikah, ijazah dsb. Diharuskan dan perlu adanya legalisasi dari Instansi seperti Legalisasi dari Kampus, Legalisasi dari Kantor Catatan Sipil ataupun KUA (Kantor Urusan Agama), dan Legalisasi dari Kementerian (Kementerian Hukum dan Ham beserta Kementerian Luar Negeri), untuk kemudian setelah salah satu proses legalisasi yang disebutkan diatas selesai, barulah dokumen dapat apply atau masuk untuk di Legalisasi di Kedutaan Brasil.

Sedangkan untuk dokumen yang bersifat umum atau corporate seperti surat referensi kerja, surat tugas dari perusahaan, ataupun surat bisnis yang lain, proses legalisasi dokumen di Kedutaan Brasil bisa dikatakan sangat mudah dan cepat dibandingkan dengan proses legalisasi dokumen yang pertama. Hal ini dikarenakan, proses legalisasi dokumen untuk jenis ini hanyalah atau cukup dengan dinotariskan saja untuk kemudian baru dimasukan atau aplly ke Kedutaan Brasil. Adapun untuk pemakaian Legalisasi Notaris adalah Notaris yang dipersyaratkan dan sudah terdaftar di Kedutaan Brasil.

Terus…, selain proses di atas, apakah terdapat perbedaan yang lain untuk melakukan proses legalisasi dokumen tersebut…?

Untuk perbedaan, tentunya ada dan perbedaan yang paling pokok dari proses legalisasi dokumen untuk masing-masing jenis tersebut adalah pada dokumennya. Dimana untuk proses legalisasi dokumen yang bersifat resmi sipil/ personal diperlukan adanya pengesahan dari seorang penerjemah tersumpah, artinya dalam hal ini diperlukan adanya dokumen terjemahan tersumpah. Untuk dokumen terjemahan tersumpah, bahasa yang digunakan adalah bahasa Inggris, Portugis ataupun Bahasa Spanyol. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan pengesahan atau legalisasi dari Instansi Kementerian.

Sedangkan untuk dokumen yang bersifat umum atau corporate tidak dibutuhkan adanya pengesahan dari penerjemah tersumpah. Akan tetapi mengacu pada dokumennya (dokumen asli), apabila dokumen hendak dipergunakan di luar negeri/ di Negara Brasil nantinya, maka dokumen asli diharuskan untuk atau sudah berbahasa Inggris, Spanyol ataupun Portugis.

Untuk kendala, apa ada kendala atau masalah dalam proses legalisasi dokumen di Kedutaan Brasil…?

Kendala atau masalah yang dialami atau perlu disiapkan dalam proses legalisasi dokumen di Kedutaan Brasil, diantaranya: Payment/ Administration Fees, dimana pada saat melakukan pembayaran kita akan diinformasikan dan ditunjukan untuk melakukan pembayaran pada bank yang terdapat di kantor tersebut, dimana mata uang yang digunakan adalah US Dollars. Artinya kita harus melakukan registrasi atau pihak bank akan memberikan beberapa arsip yang harus diisi oleh kita, sebagai proses persetujuan untuk melakukan transfer dengan mata uang asing, karena hal tersebut merupakan prasyarat baru yang diterapkan oleh pihak bank. Adapun bagi mereka yang melakukan pembayaran atas nama CV atau PT akan dimintakan nomor rekening dan NPWP atas nama PT dan CV tersebut. Sedangkan bagi mereka yang melakukan pembayaran bukan atau tidak atas nama CV atau PT, cukup menunjukan kepada pihak bank nomor rekening dan ktp yang sesuai atau opsi terakhir hanya menyerahkan ID card (SIM atau KTP) saja untuk kemudian dari pihak banklah yang mengurus semuanya. Adapun yang menjadi sedikit masalah adalah waktu dalam proses yang dilakukan oleh pihak bank tersebut membutuhkan waktu paling cepat adalah 1-2 jam, sedangkang layanan yang tersedia di Kedutaan Brasil hanya tersedia dan melayani sampai dengan Pukul 11.00 saja. Artinya…, kita harus berpacu dengan waktu.

Notes.
– Untuk saat sekarang, apabila dokumen yang akan dilegalisir adalah dokumen resmi, yakni diantaranya: KK, Akte Lahir, Akte atau Buku Nikah, maka legalisasi langsung pada dokumen aslinya dan dengan melegalisir terlebih dahulu ke Kementerian Hukum dan HAM beserta Kemlu.
– Untuk dokumen yang berasal dari luar negeri (Brasil), dan hendak digunakan di Indonesia, maka sebelum dilegalisir dokumen terlebih dahulu diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris.

Demikianlah sedikit info tentang proses dan prosedur dalam melakukan legalisasi dokumen di Kedutaan Brasil…Semoga Bermanfaat.

“….Salam Sukses Selalu….”

Mitra Penerjemah

 

Menulis Surat dalam Bahasa Inggris

Menulis Surat dalam Bahasa Inggris

Contoh Menulis Surat dalam Bahasa Inggris
(Writing Letters in English)

Menulis Surat dalam Bahasa Inggris

Surat atau dalam bahasa Inggris disebut sebagai Letters merupakan sebuah alat atau sarana komunikasi dalam menyampaikan informasi secara tertulis oleh suatu pihak kepada pihak yang dikehendakinya atau pihak tertuju. Dalam fungsinya, sebuah surat haruslah mencakup paling sedikit adalah 5 hal, yakni: sebagai sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja.

Berikut adalah beberapa contoh surat dalam bahasa Inggris yang mungkin dapat berguna bagi anda:

Contoh Surat Lamaran Kerja

Jakarta, March 05, 2014

The Personal Manager
Po Box 123
Jakarta xxxxx

Dear Sir,

I would like to apply for the finance assistant manager as advertised in Jakarta Post on March 03, 2014. My name is Udin. I am 25 years old. I graduated from University of Indonesia. I have a degree in Economics.

I worked at PT. Maju Sukses. I have worked there for two years. I handle making a budget, a financial report and an approval from the Ministry of Finance.

With my experience, I feel capable of becoming an assistant manager in your company. I am hardworking and disciplined. I can work independently. I am also responsible and friendly.

Enclosed are my resume, a copy of my certificates, transcript, and a recent photograph. I am looking forward to your favorable answer.

Sincerely yours,

(Udin)

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja/ Resignation Latters

Jakarta, March 05, 2014

Mr. Soeparmin (Position…)

PT. Jaya Abadi
Jalan. Dimana Saja.
Jakarta xxx

Dear Sir,

This is to formally notify you that I am tendering my resignation from PT. Jaya Abadi as (your position) and wish to advise you that (date) will be my last day of employment.

My experience with PT. Jaya Abadi has been very rewarding. I appreciate having had the opportunity to work for such a fine company. I wish you and the organization continued success.

Sincerely,

Udin

Jakarta, March 05, 2014

Mr. Cahyono
PT Sukses Mandiri
JL Pilih Sendiri Jakarta

Dear Sir,

This is to inform you that I have been presented with an opportunity that will enable me to work in the area of my stated preference, marketing. Therefore, I am tendering my resignation from PT Sukses Mandiri and wish to advise you that 10 Desember 2013 , will be my last day of employment.

I would like to thank you for the experience of having worked for PT Sukses Mandiri a truly outstanding organization.

Sincerely,

Udin

Contoh Surat Lain

Surat Permohonan Usaha (Business Letters)

Surat Permohonan Pemakaian Lapangan Golf

Jakarta, March 05, 2014

To
Jagorawi Golf and Country Club
Jalan Kranggan PO Box 48 CBI, Cibinong, Wes Java
Phone. Xxx

Attn. Ms. Susi
Booking Coordinator
Subject: Reservation Jagorawi Golf on behalf of Mr. Cahyono

Dear. Ms. Diah

With regards to captioned matter, please kindly reserve for the following persons who will play at Jagorawi Golf (New Course), as under:

Date : March 10, 2014
Tee of time : 06:45 am
Flight : 1 flight
Players : Cahyono
With following guests:
– Edi (Non Member)
– Gunawan (Non Member)
– Suci (Non Member)

Your kind attention to the matter will be highly appreciated.

Best regards,

Udin

Demikianlah beberapa contoh surat dalam bahasa Inggris yang munkin dapat menjadi referensi dan panduan bagi anda dalam menulis surat ke dalam bahasa Inggris.

Untuk Download versi Pdf. lengkap, silahkan Donwload Contoh Surat dalam Bahasa Inggris ini.

Salam Sukses Selalu

Mitra Penerjemah

Label: Koleksi Download

pemilu 2014

Menuju Indonesia Baru melalui Pemilu 2014

Asa dan Harapan Pemilu 2014

Partai Pemilu

Pesta Demokrasi Rakyat Indonesia yang digelar setiap 5 tahun sekali, kini kembali akan memeriahkan ditahun 2014 ini. Ya…Pemilu atau Pemilihan Umum yang merupakan salah satu perhelatan akbar bangsa Indonesia ini akan diselenggarakan pada tanggal 9 April 2014, dengan diikuti oleh 15 kontestan pemilu yang nantinya akan memilih legislative, presiden dan wakil presiden tersebut diharapkan dapat menjadikan dan mewujudkan negara Indonesia baru yang bersih dari segala macam tindakan yang merugikan bangsa Indonesia dan sejahtera.

Hasil yang dirasakan oleh rakyat (bangsa Indonesia) dari beberapa kali penyelenggaraan pemiliu selama ini, semenjak runtuhnya rezim orde baru dan beralih ke era reformasi hingga sekarang, dirasakan dan dianggap oleh sebagian besar rakyat Indonesia masih sangat jauh dari apa yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari semakin kronis dan carut murut permasalahan yang timbul dan dihadapi oleh bangsa Indonesia ini.

Pergantian presiden (pemimpin bangsa) yang berlangsung selama kurun waktu 17 tahun setelah berakhirnya rezim orde baru (1997) yang menghasilkan 4 sosok Presiden pun masih belum bisa merubah kondisi dan permasalahan bangsa ini, sehingga harapan pun mulai kembali muncul seiring akan diselenggarakannya kembali Pemilu 2014 ini.

Harapan seperti apa, yang sebenarnya diinginkan oleh sebagian besar rakyat Indonesia sekarang ini dalam menghadapi Pemilu 2014???

Presiden RI 2

Terdapat salah satu karikatur yang bergambarkan presiden RI ke-2 (Soeharto) yang dengan sapaannya…”Piye kabare…, Enak jamanku toh?”, seakan melambungkan asa dan harapan bagi sebagian besar rakyat Indonesia dalam menghadapi setiap Pemilu yang diselenggarakan oleh bangsa ini, yakni Indonesia yang lebih makmur, sejahtera, aman dan sentosa atau paling tidak sepertihalnya di era orde baru (Presiden Soeharto) atau dalam bahasa kerennya, hidup serba berkecukupan….”Cukup bisa makan satu tahun…, Cukup buat beli rumah…, Cukup buat beli mobil…, dan cukup lain-lainnya.”. He…jadi ngelantur nih, but it’s no problem to be happy…

Terakhir, mulailah mempersiapkan diri anda dalam menghadapi pemilu 2014 ini dan tentukan pilihan anda dengan menilai dan menentukan calon pemimpin yang layak menurut anda untuk memimpin Perahu Negeri ini (Indonesia Raya; makmur, sejahtera, aman dan sentosa serta Cukup…) agar kedepannya menjadi lebih baik lagi dari yang sekarang.

“Kami informasikan, andalah yang menentukan…”

Salam Sukses
Mitra Penerjemah (18/03/2014)

Belajar Bahasa Jerman

Belajar Kata Bilangan dalam Bahasa Jerman bagi Pemula

Belajar Memahami Kata Bilangan dalam Bahasa Jerman

Belajar Bahasa Jerman

Zahlwörter (Kata Bilangan)

Kata bilangan dalam bahasa Jerman yang akan penulis tuliskan adalah terbagi menjadi 7, diantaranya:

1. Kardinalzahlen (Bilangan Dasar)

Pada awal dari pembahasa dalam buku “Gampang dan Praktis Berbicara Bahasa Jerman Secara Otodidak” karangan Elisabeth Florata Daeng, dituliskan mengenai bilangan yang sudah tentu, yakni

Satuan (Einheit/ Gerät)

0 (null)

1 (eins)

2 (zwei)

3 (drei)

4 (vier)

5 (fünf)

6 (sechs)

7 (sieben)

8 (acht)

9 (neun)

10 (zehn)

 Catatan:

–    ei dibaca ai, misalnya eins dibaca dengan ains, zwei dibaca tswai (huruf z dibaca ts atau tset).

–   ü atau U-umlaut, dibaca ue, misalnya fünf, dibaca fuenf.

– eu dibaca oi, misalnya neun dibaca noin.

–  Huruf h yang berada setelah huruf vocal berfungsi untuk memperpanjang huruf vocal sebelumnya dan h tidak dibaca, misalnya pada kata zehn dibaca tseen.

– Untuk huruf ß (eszet), maka dibaca (ss). Contoh, dreißig

 Puluhan (Dutzende)

11 (elf)

12 (zwölf)

13 (dreizehn)

14 (vierzehn)

15 (fünfzehn)

16 (sechzehn)

17 (seibzehn)

18 (achzehn)

19 (neunzehn)

20 (zwanzig)

Bilangan 11 dan 12 merupakan kata tersendiri, elf (11) dan zwölf (12). Lain halnya dengan angka 13 sampai 19 yang merupakan gabungan dari dua angka, yaitu bilangan itu sendiri dan angka 10.

Kita perhatikan:

– 13 (dreizehn), adalah penggabungan dari angka 3 (drei) dan 10 (zehn)

–   Begitupula seterusnya, 14,15,18, dan 19.

–  Pengecualian pada bilangan angka 16, 17, dan 20.

–  16 (sechzehn) adalah penggabungan angka 6 (sechs) dan 10 (zehn), namun akhiran “-s” pada sechs ditiadakan dan menjadi sech.

–  17 (seibzehn), adalah penggabungan angka dari 7 (seiben) dan 10 (zehn), namun akhiran “-en” pada seiben ditiadakan menjadi seib.

–  20 (zwanzig)

 Berlanjut ke angka 21 sampai dengan 29

21 (einundzwanzig)

22 (zweiundzwanzig)

23 (dreiunzwanzig)

24 (vierundzwanzig)

25 (fünfundzwanzig)

26 (sechsundzwanzig)

27 (seibenundzwanzig)

28 (achtundzwanzig)

29 (neunundzwanzig)

Catatan:

–   Angka 21 merupakan gabungan antara angka 1 (eins) dan 20 (zwanzig). Cara penulisan atau penyebutannya yaitu dengan mendahulukan angka yang terkecil digabungkan dengan kata “dan/ und”, kemudian angka puluhan.

–   Penulisan huruf mulai dari angka puluhan dan seterusnya, ditulis secara berdempetan pada jarak spasi antar angka.

Perhatikan uraian berikut:

21 (einundzwanzig), terdiri dari ein-und-zwanzig (satu-dan-dua-puluh)

22 (zweiundzwanzig), terdiri dari zwei-und-zwanzig (dua-dan-dua-puluh)

23 (dreiundzwanzig), terdiri dari drei-und-zwanzig (tiga-dan-dua-puluh)

Dan seterusnya…

 Berlanjut pada penulisan angka 30 sampai dengan 100

30 (dreißig)

40 (vierzig)

50 (fünfzig)

60 (sechzig)

70 (seibzig)

80 (achtzig)

90 (neunzig)

100 (hundert)

 Catatan:

Istilah puluhan dalam bahasa Jerman diberi akhiran “-zig”. Pengecualian pada angka 30, yaitu berakhiran “-ssig/ – ßig”.

 Perhatikan cara penulisan dan pengucapan angka berikut:

31 (einunddreißig), terdiri dari ein-und-dreißig (satu-dan-tiga puluh),

44 (vierundvierzig), terdiri dari vier-und-vierzig (empat-dan-empat puluh)

56 (sechsundfünfzig), terdiri dari sechs-und-fünfzig (enam-dan-lima puluh)

Dan seterusnya..

 Berikut adalah nominal untuk ratusan sampai dengan milliar.

101 (hundert(und)eins)

200 (zweihundert)

300 (dreihundert)

400 (vierhundert)

550 (fünfhundert(und)fünfzig)

1000 (tausend)

2000 (zweitausend)

3000 (dreitausend)

5000 (fünftausend)

1.000.000 (eine Million)

2.000.000 (zwei Million)

3.000.000 (drei Million)

1.000.000.000 (eine Milliarde)

Notes. Untuk pelafalan dari kata-kata yang tersebut di atas, dapat dilakukan dengan media Google Translate.

 2. Ordnungszahlen (Bilangan Tingkat)

Berikut adalah kata-kata yang termasuk kedalam bilangan tingkat.

Erste (pertama)

Zweite (kedua)

Dritte (ketiga)

Vierte (keempat)

Fünfte (kelima)

Sechste (keenam)

Sieb[en]te (ketujuh)

Achte (kedelapan)

Neunte (kesembilan)

Zahnte (kesepuluh)

Elfte (kesebelas)

Zwölfte (kedua belas)

Dreizehnte (ketiga belas)

Zwanzigste (kedua puluh)

Dreiundzwanzigste (kedua puluh tiga)

Dreißigste (ketiga puluh)

Bilangan tingkat lainnya adalah

Dreiunddreißigste (ketiga puluh tiga)

Vierzigste (keempat puluh)

Dreiundvierzigste (keempat puluh tiga)

Fünfzigste (kelima puluh)

Fünfundfüzigste (kelima puluh lima)

Sechzigste (keenam puluh)

Sechundsechzigste (keenam puluh enam)

Siebzigste (ketujuh puluh)

Siebundsiebzigste (ketujuh puluh tujuh)

Achtzigste (kedelapan puluh)

Achtundachtzigste (kedelapan puluh delapan)

Neunzigste (kesembilan puluh)

Neunundneunzigste (kesembilan puluh Sembilan)

Hundertste (keseratus)

Hundertunddritte (keseratus tiga)

Zweihundertste (kedua ratus)

Fünfhundertste (kelima ratus)

Fünfhundert(und)dreiunddreißigste (kelima ratus tiga puluh tiga)

Sechshundertste (keenam ratus)

Tausendste (keseribu)

Dreitausendste (ketiga ribu)

 3. Bruchzahlen und andere Zahlenwerte (Bilangan Pecahan dan Bilangan Lainnya)

Berikut adalah kata-kata yang termasuk kedalam pecahan

½ , einhalb (setengah)

2 ½ , zweieinhalb/ zweiundeinhalb (dua setengah)

¾ , drei viertel (tiga perempat)

1/5 , ein fünftel (satu perlima)

9,3á , neun Koma drei (Sembilan koma tiga)

 Sebagai tambahan, berikut adalah bilangan keterangan (die Vervielfältigungszahlwörter)

Einfach (dilipat/ rangkap)

Zweifach (doble/ rangkap/ dua kali lipat)

Dreifach (tiga kali lipat)

Vierfach (empat kali lipat)

Fünffach (lima kali lipat)

Einmal (sekali)

Zweimal (dua kali)

Dreimal (tiga kali)

Zweimal soviel(e) (dobel/ dua kali lipat)

Erstens (pertama)

 4. Maße, Gewichte, und Längenmaße (Ukuran, Berat, dan Ukuran Panjang)

1 mm, Millimeter (millimeter)

1 cm, Zentimeter (sentimeter)

1 dm, Dezimeter (desimeter)

1 m, Meter (meter)

1 km, Kilometer (kilometer)

 5. Flächenmaße (Ukuran Luas)

1 qmm, Quadretmillimeter (millimeter persegi)

1 qcm, Quadratzentimeter (sentimeter persegi)

1 qm, Quadratmeter (meter persegi)

1 a (Ar), Are (100 m2) (are)

1 ha, Hektar (hektar)

6. Körper- und Hohlmaße (Ukuran Isi)

1 ccm, Kubikzentimeter (sentimeter kubik)

1 cdm, Kubikdezimeter (desimeter kubik)

1 cbm, Kubikmeter (meter kubik)

1 L, Liter (liter)

 7. Gewichte (Berat)

1 m, Milligramm (milligram)

1 g, Gramm (gram)

1 Pfd, Pfund (500 gr) (pon)

1 Kg, Kilo(gramm) (kilogram)

1 Zte, Zentner (setengah kwintal)

1 t, Tonne (1000 kg) (ton)

Setelah mengerti beberapa kelompok kata bilangan, untuk selanjutnya menuju ke Bagian Latihan (Übungen), sebagai berikut:

Latihan 1 (Pertambahan)

Zum Beispiel/ Contoh:

  1. 5 + 7 = … (fünf plus seiben ist zwölf)
  2. 19 + 7 = … (neunzehn plus sieben ist sechsundzwanzig)
  3. 20 + 7 = … (zwanzig plus sieben ist siebenundzwanzig)

 Latihan 2 (Pengurangan)

  1. 10 – 3 = … (zehn minus drei ist sieben)
  2. 17 – 9 = … (siebzehn minus neun ist acht)
  3. 21 – 10 = … (einundzwanzig minus zehn ist neun)

 Latihan 3 (Pengurangan dan Pertambahan)

  1. 12 + 7 – 3 = 16 (zwölf plus sieben minus drei ist sechszehn)
  2. 19 – 5 + 7 = 21 (neunzehn minus fünf plus sieben ist einundzwanzig)
  3. 21 + 10 – 5 = 24 (einundzwanzig plus zehn minus fünf ist vierundzwanzig)

Untuk memudahkan dalam belajar, silahkan download ringkasan materi tersebut dalam bentuk file pdf. di link bawah berikut.

Download Belajar Kata Bilangan dalam Bahasa Jerman

Selamat Belajar

By. Mitra Penerjemah

Label: Koleksi Download

Metode dalam Penerjemahan

Menterjemahkan Modals dalam Bahasa Inggris

Belajar menterjemahkan Modals (Modals dalam Bahasa Inggris)

Modals dalam Bahasa Inggris

Modals dalam Bahasa Inggris

“Ulasan Praktis dalam mempelajari modals dalam bahasa inggris, yang diharapkan bagi para pembaca artikel ini akan lebih mudah, cepat menguasai dan mahir dalam berbahasa inggris, khususnya dalam pemakaian modals dalam bahasa Inggris tersebut. Berikut adalah ulasannya…”

Modal merupakan kata atau kata-kata yang digunakan oleh penutur untuk memperlihatkan sikapnya, pendapatnya, persepsinya, atau pandangannya terhadap suatu peristiwa atau suatu keadaan. Dengan kata lain, kalimat yang menggunakan modals merujuk pada apa yang ada di benak penutur, bukan pada faktanya itu sendiri.

Modal dalam pemakaiannya digolongkan ke dalam dua bentuk, yakni: 1). Modals + simple form (modals + V1/be); dan 2). Modals + perfective (modals + have + V3/been).

Will
(will + V1/be)

Pada umumnya will mengacu pada suatu peristiwa/ keadaan di masa mendatang; oleh karena itu will lazimnya diterjemahkan dengan kata “akan, bakalan atau mau”.

Example:
– It will rain tomorrow. (nanti malam akan hujan)
– He will get surprised. (dia akan terkejut)
– I will leave now. (saya akan pergi sekarang)
– I wont’t speak to him anymore. (saya tidak akan berbicara padanya lagi)

Will dalam kalimat bersyarat (seperti didahului konjungsi if, unless, provided that, dsb) diterjemahkan dengan “setuju untuk”, karena will dalam konstruksi seperti ini akan menyatakan suatu persetujuan (agreement).

– If he’ll come tomorrow, I will let you know. (Bila dia setuju untuk datang besok, saya akan memberitahu Anda)
– If the boss will accept my proposal, we will get a very big profit this year. (Bila boss setuju untuk menerima proposal saya, kita bakalan mendapatkan keuntungan yang sangat besar tahun ini).

Will yang bersubjek selain “I” dan “We” dan dirangkai dengan kalimat bernada sesuatu yang jelek sebaiknya diterjemahkan dengan kata “biasanya”.

– He will come in and sit down without speaking. (Dia biasanya masuk dan duduk tanpa bicara)
– She will sit there doing nothing. (Dia biasanya duduk di sana sambil bengong.)

Will yang bertindak sebagi “tag” dalam suatu “question tag” diterjemahkan dengan “mau kan” atau “tolonglah!”.

– Open the door, will you? (Buka pintunya, mau kan?)
– Please help me, will you? (Tolong bantu saya, mau kan?)

Will yang dirangkai dengan kata please dalam konstruksi imperative (pola pertanyaan) diterjemahkan dengan kata “sudikah…” atau “benarkah…

– Will you please carry the box for me?. (Sudikah Anda membantu membawakan kotak ini?).
– Will you please replay my letter?. (Sudikah anda membalas surat saya?)

Will + have + V3/been
Will + have + V3/been diterjemahkan dengan kata “bakalan sudah…
– I will have graduated from UPI when you enter college. (Saya bakalan sudah lulus dari UPI saat kamu masuk kuliah).

# Note: will sebagai kata benda diterjemahkan dengan “wasiat, kehendak, hasrat”;

– He did against his will. (Dia bertindak bertentangan dengan kehendaknya)
– I suggest you to make a will before entering the bettle field. (Saya anjurkan kamu membuat wasiat sebelum memasuki medan pertempuran)

Dan will sebagai kata kerja diterjemahkan dengan “berkehendak” atau “meninggalkan warisan”.
– God has willed it so. (Tuhan sudah berkehendak seperti itu.)
– He willed most of his money to an orphan house. (Dia meninggalkan warisannya untuk panti asuhan yatim piatu).

Would
Would + V1/be
Would normalnya diterjemahkan dengan kata “akan, bakalan, atau mau“.
– She said she would come. (Dia bilang dia akan datang)
– She would not answer your question. (Dia tidak mau menjawab pertanyaan kamu).
– If it ware Sunday, I would go to the beach. (Kalaulah hari ini Minggu, saya bakalan pergi ke pantai.)

Would yang bertindak sebagai induk kalimat dan dirangkai dengan adverbial clause (klausa penunjuk waktu/ peristiwa) diterjemahkan dengan “biasa atau biasanya”.

– When I was a boy, my mother would tell me stories. (Saat saya anak-anak, Ibu biasanya mendongeng untuk saya.)
– She would sit besides me and listen for hours when we ware still together. (Dia biasanya duduk di samping saya dan mendengarkan berjam-jam saat kita masih bersama.)

Would dalam kalimat imperative terutama bila dirangkai dengan kata please, diterjemahkan dengan “Sudikah, sudilah atau dipersilahkan

– Would Mr. Setiawan come to the information desk? (Bapak Setiawan dipersilahkan menghubungi meja informasi.)
– Would you please come to my party? (Sudilah anda datang ke pesta saya?)

Would have + V3/been

Would have + V3/been yang biasanya muncul sebagai main clause dalam suatu kalimat pengandaian (conditional sentence) diterjemahkan dengan ungkapan “bakalan sudah”.

– If she had listened to me, she would have been able to date with me. (kalaulah dia mendengarkan saya, dia bakalan sudah bisa kencan dengan pria itu).
– I would have become a doctor unless I had entered ITB. (Saya bakalan sudah menjadi seorang dokter jika saya kuliahnya bukan di ITB).

Shall
Shall + V1/be
Shall dengan subjek I dan We, lazimnya diterjemahkan dengan kata “akan atau mau”.
– I shall go in spite of the danger. (Saya akan pergi tanpa peduli bahaya).
– I shan’t go and you can’t make me. (saya tidak mau pergi dan kamu tidak bisa memaksa saya).

Shall dengan subjek I dan We dalam konstruksi interrogative karena menunjukan suatu tawaran atau keinginan, maka diterjemahkan dengan “bolehkah”.

– Shall I haelp you?. (Bolehkah saya membantumu?)
– Shall we meet at twelve? (Bolehkah kita bertemu jam 12?)
– When shall I call you? (kapan saya boleh menelpon kamu?)

Shall dengan subjek selain I dan We, akan mengindikasikan suatu aturan atau janji yang mengikat atau sesuatu yang tidak dapat dan tidak boleh dihindari dan diterjemahkan dengan kata “harus”.

– Citizen shall pay the tax. (Warga negara harus membayar pajak.)
– You shall die. (Kamu harus mati).

# Note: Bentuk shall + have V3/been (shall + perfective) merupakan pola yang tidak lazim dan amat langka ditemui dalam ungkapan bahasa Inggris.

Should
Should + V1/be

Should yang diikuti V1/be umumnya digunakan untuk ungkapan saran atau anjuran dinyatakan diterjemahkan dengan kata “sebaiknya atau seyogyanya”.

– University students should take TOEFL before entering their undergraduate level. (Para mahasiswa sebaiknya mengikuti TOEFL sebelum masuk tingkat empat).
– Children should not play in the high way. (Anak-anak sebaiknya tidak bermain di jalan raya).

Should juga lazim diterjemahkan dengan kata “harus”.
– If you want to be a good teacher, you should choose UPI. (Jika kamu ingin menjadi guru yang baik, kamu harus masuk UPI).
– Children should drink a lot of milk. (Anak-anak harus banyak minum susu).

Should yang disisipkan dalam if clause (klausa berawalan if) diterjemahkan dengan “barangkali”.
– If you should visit Bandung, I will show you some places of interest. (Jika anda barangkali berkunjung ke Bandung, saya akan ajak anda ke tempat-tempat wisata).

Should have + V3/been

Should have + V3/been yang digunakan untuk menyatakan penyesalan dari apa yang sudah terjadi diterjemahkan dengan “semestinya atau semestinya sudah”.

– You should have left two hours ago. (Kamu semestinya sudah berangkat dua jam yang lalu).
– You should have entered ITB. (Kamu semestinya masuk ITB).

Can
Can + V1/be
Can lazimnya diterjemahkan dengan ungkapan “bisa, dapat atau boleh”.
– His father can speak seven languages instead of Indonesian. (Ayahnya bisa berbicara bahasa selain bahasa Indonesia)
– Can you help me? (Dapatkah kamu membantu saya?)

Can yang dirangkai dengan “be” diterjemahkan dengan kata “bisa jadi atau mungkin”; khusus dalam bentuk negative “can’t be” utamanya diterjemahkan dengan kata “tidak mungkin”.

– Mr. Setiawan can be a workaholic. (Bapak Setiawan bisa jadi (mungkin) seorang yang maniak kerja).
– It can rain tonight. (nanti malam bisa (mungking) hujan).
– It can’t be you. (itu tidak mungkin kamu).

# Note: Bentuk can + have V3/been (can + perfective) merupakan pola yang tidak lazim dan amat langka ditemui dalam ungkapan bahasa Inggris.

Could
Could + V1/be
Could lazimnya diterjemahkan dengan ungkapan “bisa, dapat”.
– When I was a kid I could not take a bath alone, but now I can. (Waktu saya kecil, saya tidak bisa mandi sendiri, tetapi sekarang saya bisa).
– I’m so sorry I couldn’t come yesterday. (Maaf, kemarin saya tidak bisa datang).
– Could you move aside a little bit?. (Bisakah anda geser sedikit?)
– Could I contact you tonight? (Bisakah saya menghubungi Bapak nanti malam?)

Could have + V3/been

Ungkapan could have + past participle (could have + have/been), yang mengacu pada suatu kemungkinan atau kemampuan di masa lalu namun karena satu dan lain hal, kemungkinan atau kemampuan tersebut tak terdayagunakan atau terwujudkan, diterjemahkan dengan “bisa saja atau sebenarnya bisa”.

– I could have punished you. (Saya bisa saja menghukum kamu).
– He could have killed you. (Dia bisa saja membunuhmu).
– Mr. Setiawan could have given you an A, but you didn’t turn in the assigned task on time. (Bapak Setiawan bisa saja member kamu nilai A, saying kamu tidak menyerahkan tugas tepat waktu).

Must
Must + V1

Must dalam bentuk kalimat positive diterjemahkan dengan kata “harus, musti atau wajib”; sementara untuk bentuk negative (mustn’t) diterjemahkan dengan kata “dilarang, jangan atau tidak boleh”.

– If you want to be admitted to ITB, you must study hard. (Jika kamu ingin masuk ITB, kamu harus belajar dengan keras).
– Children must respect their parents. (Anak-anak harus hormat pada orang tuanya).
– You mustn’t go. (Kamu jangan pergi).
– The Government mustn’t underestimate its people problem. (Pemerintah jangan menganggap sepele masalah rakyat).

Must be
Modals “must” yang dirangkai dengan “be” (must be) diterjemahkan dengan kata “pasti” .
– She must be coming. (Dia pasti akan datang).
– They must be fighting. (Mereka pasti sedang berkelahi).
– If you do that, everyone must be angry. (Jika kamu melakukan hal itu, semua orang pasti marah).

Must have + V3/been
Must have + past participle (must have + V3/been) diterjemahkan dengan ungkapan “pasti atau pasti sudah“.
– He didn’t come to class yesterday, he must have been sick again. (Kemarin dia tidak masuk sekolah lagi, dia pasti sakit).
– You look so happy. Your allowance must have arrived. (Kamu kelihatan sangat senang. Kiriman dari orang tua kamu pasti sudah tiba).

May
May + V1
May yang diikuti V1 dalam pola pertanyaan (affirmative), diterjemahkan dengan kata “boleh”.
– You may go home now. (Kamu boleh pulang sekarang).
– May I smoke here? (bolehkah saya merokok di sini?).
– Today we may not play outside while we might yesterday. (Hari ini kita tidak boleh main di luar, padahal kemarin boleh).

May yang diletakan mendahului suatu subjek akan tetapi kalimatnya diakhiri dengan tanda seru akan menyatakan suatu harapan, bukan pertanyaan; oleh karena itu may dalam konstruksi seperti ini diterjemahkan dengan arti “mudah-mudahan atau semoga”.

– May you be happy. (Mudah-mudahan kamu berbahagia).
– May you never know poverty. (Semoga anda tidak akan pernah miskin).

May + be
May yang dirangkai dengan be (maybe) diterjemahkan dengan “mungkin atau bisa jadi atau barangkali” .
– Mr. Setiawan maybe a workaholic. (Bapak Setiawan mungkin seorang yang maniak kerja).
– Maybe, she is right. (Mungkin dia benar).

May have + V3/been
May have + V3/been diterjemahkan dengan ungkapan “mungkin sudah”.
– In two years, I may have graduated. (Dua tahun lagi, mungkin saya sudah lulus).

May as well
Ungkapan may as well diterjemahkan menjadi “ada baiknya”.
– You may as well learn from him. He is an experienced teacher. (Anda ada baiknya belajar darinya. Dia adalah seorang guru yang berpengalaman).

Might
Might + V1

Selain diterjemahkan dengan kata “mungkin”, might bisa pula diterjemahkan dengan kata “boleh”. Kata might be utamanya diterjemahkan dengan kata “mungkin”.

– She might come this afternoon. (Dia mungkin datang nanti sore).
– Her face is so cheerful, she might get an “A”. (wajahnya berseri-seri, dia mungkin mendapat nilai “A”).
– You look sleepy. You might stay up late last night. (kamu mengantuk. Tadi malam mungkin kamu begadang).
– Megawati is fasting. She might not have money. (Megawati sedang berpuasa. Mungkin dia tidak punya uang.)

Might yang diletakan mendahului suatu subjek akan tetapi kalimatnya diakhiri dengan tanda seru, akan menyatakan suatu harapan, bukan pertanyaan; oleh karena itu might dalam konstruksi seperti ini diterjemahkan dengan kata “mudah-mudahan atau semoga”.

– Might we find him alive. (Mudah-mudahan kita menemukan dia hidup-hidup).

Might have + V3/been
Might have + V3/been diterjemahkan dengan “mungkin sudah”.
– I called you up yesterday, but there was no answer. You might have gone to campus. (kemarin saya menelponmu, tetapi tidak diangkat. Kamu mungkin sudah pergi ke kampus).

Ought to
Ought to + V1/be

Ought to yang diikuti V1/be umumnya digunakan untuk ungkapan saran atau anjuran, dinyatakan diterjemahkan dengan kata “sebaiknya atau seyogyanya”.

– University students ought to take TOEFL before entering their undergraduate lavel. (Para mahasiswa sebaiknya mengikuti TOEFL sebelum masuk tingkat empat/ sarjana).
– Children ought to not play in the high way. (Anak-anak sebaiknya tidak bermain di jalan raya).

Ought to juga lazim diterjemahkan dengan kata “harus”.
– I ought to buy a Jaguar, but I only have IDR. 1.000.000,- (saya harus membeli Jaguar, tetapi saya hanya punya uang Rp. 1.000.000,-).
– If you want to be a good, you ought to choose UPI. (Jika kamu ingin menjadi guru yang baik, kamu harus masuk UPI.)
– Children ought to drink a lot of milk. (Anak-anak harus banyak minum susu).

Ought to have + V3/been

Ought to have + V3/been yang digunakan untuk menyatakan penyesalan dari apa yang sudah terjadi, diterjemahkan dengan “semestinya atau semestinya sudah”.

– You ought to have left two hours ago. (Kamu semestinya sudah berangkat jam dua yang lalu).
– You ought to have entered ITB. (Kamu semestinya masuk ITB).

Had better
Had better diterjemahkan dengan “sebaiknya atau ada baiknya”.
– You had better not stay up late. (Kamu sebaiknya tidak begadang)
– I had better go now. (Sebaiknya saya pergi sekarang).

Need

Kata need sebagai auxiliary hanya ada dalam bentuk negative “needn’t” dan diterjemahkan menjadi “tidak usah atau tidak perlu”. Sementara need dalam bentuk positif dianggap sebagai full verb (kata kerja penuh) diterjemahkan dengan kata “perlu atau usah”. Kata perlu atau usah yang merujuk pada peristiwa masa silam dinyatakan dengan “had to”.

– You needn’t ring me, I will ring you. (Kamu tidak perlu menelpon saya, sayalah yang akan menelpon kamu).
– We needn’t listen to his babble. (Kita tidak usah mendengarkan celotehnya)
– I need to see him. (saya perlu menemuinya).

Dare

Kata dare sebagai auxiliary diterjemahkan dengan kata “berani”. Umumnya dianggap auxiliary hanya manakala dalam pola kalimat negative dan pertanyaan.

– She daren’t go there. (Dia tidak berani pergi kesana)
– Dare she come in? (Beranikah dia masuk?)

=== Semoga Bermanfaat ====
Mitra Penerjemah

Reference. “Buku: Teknik dan Panduan Menerjemahkan Bahasa Inggris – Bahasa Indonesia, Otong Setiawan Dj.”