Pemugaran Jembatan Gantung Srengseng Pasca Kunjungan Pak Jokowi

Pemugaran Jembatan Gantung Srengseng Pasca Kunjungan Pak Jokowi

Kabar Kota

“Dibantu Jokowi dan Dede, Jembatan Gantung Srengseng Dipugar”

Jebatan Gantung Srengseng

Kunjungan Pak Jokowi pada hari sabtu (8/12/2012) di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan saat tinjau ke Jembatan yang menghubungkan antara Jakarta-Depok berbuah hasil, yakni dengan dipugarnya Jembatan tersebut. Info lengkap, berikut beritanya:
JAKARTA, KOMPAS.com — Jembatan gantung reot Srengseng Sawah, Jagakarsa, akhirnya diperbaiki. Bantuan uang yang diterima dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dan calon gubernur Jawa Barat Dede Yusuf menjadi modal untuk memperbaiki jembatan tali yang melintas Kali Ciliwung itu.

“Hari Sabtu dapat sumbangan dari Pak Jokowi Rp 20 juta. Kemarin, datang sumbangan juga dari Pak Dede Yusuf Rp 10 juta,” kata Chalid Mawardi, Lurah Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat dihubungi wartawan, Senin (10/12/2012).

Ia menjelaskan, jumlah tersebut bertambah dengan adanya sumbangan sukarela dari warga sekitar. Dana yang terkumpul akan dimanfaatkan untuk memperbaiki jembatan penghubung Kampung Babon, Srengseng Sawah, dan Kelurahan Pasir Gunung Selatan, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Perbaikan jembatan segera dimulai, diawali dengan pembelian material pada hari ini.

“Pendataan material sudah sejak kemarin, hari ini mulai dibeli. Kami harus segera mulai karena Pak Jokowi janji mau meninjau sebulan lagi,” kata Chalid.

Perbaikan jembatan yang mulai berdiri pada 1982 itu akan dikerjakan secara gotong royong oleh warga dari kedua wilayah. Bunyamin, Ketua RT 011/02 Pasir Gunung Selatan, menerangkan, seluruh sumbangan diserahkan kepada Marhusin atau Husin (42), sebagai koordinator pemugaran. Husin adalah orang yang pertama kali membangun jembatan tersebut.

“Karena itu, dia yang paling tahu bagaimana teknis renovasinya,” kata Bunyamin.

Jembatan yang dipergunakan untuk menyeberangkan pelajar sekolah dari Cimanggis itu belum akan dijadikan permanen. Selain belum memungkinkan dari sisi dana, tugas pembangunan jembatan merupakan kewenangan instansi pemerintahan.

“Kami hanya memperbaiki bagian-bagian yang sudah rapuh, mengganti bambu-bambu, sling, dan pelat bekas drum aspal. Semuanya sudah semakin rapuh,” kata Chalid.

Berita untuk :

100 HARI JOKOWI-BASUKI

Editor :
Hertanto Soebijoto

Semoga berita diatas merupakan awal dari pemugaran Jembatan-jembatan reot yang lain yang ada di Jakarta.

reference.
– http://lipsus.kompas.com/topikpilihanlist/2133/1/100.hari.jokowi-basuki
===========================================================================
Dunia Informasi Mitra Penerjemah : “Diambil dan disadur dari berbagai sumber yang ada, baik dari media online maupun offline yang bertujuan sebagai bahan bacaan, informasi, maupun sebagai tambahan khasanah keilmuan bagi pembancanya serta tidak lupa, kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya bagi penulis dan penyedia paper-paper yang ada dan mohon maaf sebelumnya atas publikasinya”. 10/12/2012