Korupsi (Suap) vs KPK

Korupsi (Suap) vs KPK

Prestasi Dan Peran Komisi Pemberantasan Korupsi

Meskipun era reformasi dimana demokrasi, kebebasan, serta penegakan hukum dijunjung tinggi sudah berlangsung lebih dari satu dekade, namun Indonesia masih saja bergulat dengan korupsi. Korupsi merupakan penyakit akut yang menyerang banyak sekali persendian bangsa ini. Korupsi disinyalir menjadi salah satu masalah paling serius yang sedang dihadapi oleh Indonesia. Ada titik terang dalam gerakan pemberantasan korupsi. Pada tahun 2003, didirikanlah sebuah lembaga negara Independen dalam hal pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang diberi nama KPK atau Komisi Pemberantasan Korupsi. Sejauh ini peran Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap kasus penyelewengan kekuasaan negara sangat efektif.

KPK sempat mengalami masa kejayaan ketika dipimpin oleh Antasari Azhar dimana peran Komisi Pemberantasan Korupsi pada waktu itu sangat efektif untuk menjerat para pelaku korupsi, pelaku suap, dan kejahatan penyelewengan kekuasaan negara lainnya. Namun KPK sempat jatuh ketika Antasari Azhar ditahan oleh pihak kepolisian karena terjerat kasus pembunuhan berencana. Kejadian tersebut sempat membuat lembaga independen tersebut limbung. Namun KPK segera bangkit dan mencari pemimpin baru yang sama kualitasnya dengan Antasari Azhar. KPK kemudian memperoleh pemimpin baru yaitu Abraham Samad. Pemimpin KPK yang baru ini ternyata tidak kalah garang dalam membabat pelaku korupsi. Tercatat KPK mencatat sejarah baru dalam penegakan hukum serta dalam hal pemberantasan korupsi serta suap dengan menetapkan seorang menteri aktif sebagai tersangka. Adalah Andi Malarangeng yang baru – baru ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus Hambalang. Sejak berdirinya, inilah kali pertama KPK menangkap seorang menteri yang masih aktif.

Prestasi gemilang KPK tidak hanya berhenti sampai di situ. Tak berapa lama, KPK kembali mengungkap korupsi di jajaran kepolisian dengan menetapkan seorang Jendral Polisi aktif yaitu Djoko Susilo. Prestasi terbaru KPK adalah dengan menetapkan seorang lagi petinggi kepolisian terkait kasus suap. Adalah Jendral Purn Susno Duadji yang baru – baru ini dieksekusi oleh KPK. Di masa depan, diharapkan peran Komisi Pemberantasan Korupsi dalam menumpas kasus korupsi di Indonesia dapat terus ditingkatkan sehingga Indonesia bisa bebas dari Korupsi.

==============================
by. Mitra Penerjemah